Mahkota Wali Allah - Mutiara Hikmah Pencinta Al Qur'an (6)

Maimun bin Mihran

إِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ قَدْ خَلَقَ فِي صَدْرِ كَثِيرٍ مِنَ النَّاسِ، وَالْتَمَسُوا مَا سِوَاهُ مِنَ الْأَحَادِيثِ، وَإِنَّ فِيمَنْ يَبْتَغِي هَذَا الْعِلْمَ مَنْ يَتَّخِذُهُ بِضَاعَةً يَلْتَمِسُ بِهَا الدُّنْيَا، وَمِنْهُمْ مَنْ يُرِيدُ أَنْ يُشَارَ إِلَيْهِ، وَمِنْهُمْ مَنْ يُرِيدُ أَنْ يُمَارِيَ بِهِ، وَخَيْرُهُمْ مَنْ يَتَعَلَّمُهُ وَيُطِيعُ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ بِهِ

82. Sesungguhnya Al Qur'an ini telah diciptakan di hati banyak manusia, karena itu carilah juga perkataan-perkataan selainnya dari hadits-hadits. Sesungguhnya di antara orang yang mencari ilmu itu terdapat orang yang menjadikan ilmu sebagai alat untuk mengejar dunia. Ada pula yang ingin menjadi pusat perhatian, dan ada pula yang ingin menggunakannya untuk berdebat. Yang terbaik di antara mereka adalah orang yang mempelajari ilmu dan berbuat taat kepada Allah dengan ilmunya.

مَنْ تَبِعَ الْقُرْآنَ قَادَهُ الْقُرْآنُ حَتَّى يَحِلَّ بِهِ فِي الْجَنَّةِ، وَمَنْ تَرَكَ الْقُرْآنَ لَمْ يَدَعْهُ الْقُرْآنُ يَتْبَعُهُ حَتَّى يَقْذِفَهُ فِي النَّارِ

83. Barangsiapa yang mengikuti Al Qur'an, maka Al Qur'an akan menuntunnya hingga menempatkannya di surga. Barangsiapa yang meninggalkan Al Qur'an, maka AI Qur'an tidak berhenti mengikutinya hingga menceburkannya ke neraka.

عَلَيْكَ بِكِتَابِ اللهِ، وَإِنَّ النَّاسَ قَدْ لَهَوْا عَنْهُ، يَعْنِي نَسُوهُ، وَاخْتَارُوا عَلَيْهِ الْأَحَادِيثَ أَحَادِيثَ الرِّجَالِ، وَإِيَّاكَ وَالْمِرَاءَ فِي الدِّينِ

84. Tetaplah engkau berpegang pada Kitab Allah karena manusia telah lalai, yakni melupakannya dan lebih memilih bercerita tentang aib manusia. Jauhilah bantah -bantahan dalam agama!.

Syaqiq bin Salamah

مَثَلُ قُرَّاءِ أَهْلِ هَذَا الزَّمَانِ كَمَثَلِ غَنْمٍ ضَوَائِنَ ذَاتِ صُوفٍ، فَغَبِطَ شَاةً مِنْهَا فَإِذَا هِيَ لَا تَنْقَى، ثُمَّ غَبِطَ أُخْرَى فَإِذَا هِيَ كَذَلِكَ، فَقَالَ: أُفٍّ لَكِ سَائِرَ الْيَوْمِ

85. Perumpamaan ahli Qira'ah pada zaman kami adalah seperti kawanan kambing yang besar dan berbulu lebat. Ketika salah satu kambing dipilih, temyata dia tidak memiliki daging sama sekali. Kemudian dipilihlah kambing lain, dan ternyata sama saja. Dia berkata, 'Celakalah kamu selama ini !'.

Khaitsamah bin Abdurrahman

تَقْرَءُونَ أَنْتُمْ فِي الْقُرْآنِ {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا} إِنَّ مَوْضِعَهُ فِي التَّوْرَاةِ: يَا أَيُّهَا الْمَسَاكِينُ

86. Dalam AI Qur'an kalian sering menemukan: -Wahai orang-orang yang beriman- Dalam kitab Taurat, panggilan tersebut diganti dengan kalimat: -Wahai orang-orang miskin-.

مَرَّتْ بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ امْرَأَةٌ، فَقَالَتْ: طُوبَى طُوبَى لِبَطْنٍ حَمَلَكَ، وَلِثَدْيٍ أَرْضَعَكَ. فَقَالَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ: «بَلْ طُوبَى لِمَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ، وَاتَّبَعَ مَا فِيهِ

87. Ada seorang perempuan yang berpapasan dengan 'lsa bin Maryam lalu perempuan tersebut berkata 'Bahagialah perempuan yang mengandungmu dan susuyang menyusuimu.' 'Isa menjawab, 'Bukan, tetapi bahagialah orang yang membaca Al Qur'an dan mengikuti isinya'.

Mi'dhad Abu Zaid Al Ijli

لَوْلَا ثَلَاثٌ: ظَمَأُ الْهَوَاجِرِ وَطُولُ لَيْلِ الشِّتَاءِ وَلَذَاذَةُ التَّهَجُّدِ بِكِتَابِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ، مَا بَالَيْتُ أَنْ أَكُونَ يَعْسُوبًا

88. Seandainya bukan karena tiga hal, yaitu rasa haus orang yang berpuasa, panjangnya malam di musim dingin, dan nikmatnya tahajjud dengan membaca Kitab Allah, maka aku tidak peduli sekiranya aku menjadi capung.

Zadzan Abu Amr Al Kindi

مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ لِيَتَأَكَّلَ بِهِ النَّاسَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ عَظْمٌ لَيْسَ عَلَيْهِ لَحْمٌ

89. Barangsiapa yang membaca AI Qur'an agar bisa mengambil makanan dari orang lain, maka dia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan wajahnya hanya berupa tulang tanpa daging.

Ibrahim bin Yazid At Taimi

كَانَ إِبْرَاهِيمُ التَّيْمِيُّ يَدْعُو يَقُولُ اللهُمَّ اعْصِمْنِي بِكِتَابِكَ وَسُنَّةِ نَبِيِّكَ مِنَ اخْتِلَافٍ فِي الْحَقِّ، وَمِنَ اتِّبَاعِ الْهَوَى بِغَيْرِ هُدًى مِنْكَ، وَمِنْ سُبُلِ الضَّلَالَةِ، وَمِنْ شُبُهَاتِ الْأُمُورِ، وَمِنَ الزَّيْغِ، وَاللُّبْسِ، وَالْخُصُومَاتِ

90. Ibrahim At-Taimi berdoa dengan mengatakan, 'Ya Allah, peliharalah aku dengan kitab-Mu dan Sunnah Nabi-Mu dari perselisihan tentang kebenaran, mengikuti hawa nafsu tanpapetunjuk dari-Mu, dari jalan-jalan kesesatan, dari perkara-perkara syubhat, serta dari tergelincir, kerancuan dan perselisihan."

Ibrahim An Nakha'i

إِذَا قَرَأَ الرَّجُلُ الْقُرْآنَ نَهَارًا صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِذَا قَرَأَهُ لَيْلًا صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ حَتَّى يُصْبِحَ

91. Jika seseorang membaca Al Qur'an pada waktu siang, maka para malaikat bershalawat padanya hingga sore hari. Jika dia membaca Al Qur'an pada malam hari, maka para malaikat bershalawat padanya hingga pagi.

يَسْرَى عَلَى الْقُرْآنِ لَيْلَةً فَيُرْفَعُ مِنْ أَجْوَافِ الرِّجَالِ، فَيَبْعَثُ اللهُ رِيحًا فَتُقْبَضُ كُلُّ نَفْسٍ مُؤْمِنَةٍ، ثُمَّ يَمْكُثُ النَّاسُ لَا يُصَدِّقُونَ الْحَدِيثَ، وَلَا يَفْتَرِشُونَ، يَتَسَافدُونَ تَسَافُدَ الْحُمُرِ

92. Pada suatu malam Al Qur'an akan diangkat dari dada manusia, lalu Allah mengirimkan angin yang mencabut nyawa setiap jiwa yang beriman, kemudian setelah itu manusia tidak lagi membenarkan ucapan dan tidak duduk iftirasy, melainkan mereka berbaring seperti keledai.

كَانُوا يَكْرَهُونَ أَنْ يُصَغِّرُوا الْمُصْحَفَ، قَالَ: وَكَانَ يُقَالَ: عَظِّمُوا كِتَابَ اللهِ

93. Mereka (para sahabat) memakruhkan untuk mengecilkan mushaf. Bahkan ada (sahabat Nabi) yang mengatakan: Agungkanlah Kitab Allah!.

عَلَيْكَ بِمُجَالَسَةِ الْقُرَّاءِ، وَالتَّفَقُّهِ فِي الدِّينِ، وَاحْذَرْ عِصَابَةً يَأْتُونَكَ فِي طَلَبِ الْحَدِيثِ؛ فَإِنَّهُمْ إِنْ صَدَّقُوكَ شَغَلُوكَ عَنِ النَّوَافِلِ، وَإِنْ كَذَّبُوكَ شَغَلُوا قَلْبَكَ فَاحْتَجْتَ تَتَصَنَّعْ لَهُمْ وَتُعِيدُهُمْ لِهَوَاكَ حَتَّى يَتْرُكُوكَ فَتَذْهَبُ الْفَرَائِضُ

94. Hendaklah engkau bergaul dengan para ahli qari' dan orang yang memahami agama. Hindarilah suatu kelompok yang akan datang kepadamu untuk mencari hadits, karena jika mereka membenarkanmu, maka mereka akan menjadikanmu sibuk dari ibadah-ibadah sunnah, namun jika mereka mendustakanmu, maka mereka akan menjadikan hatimu sibuk, lalu engkau berargumentasi, berpura-pura kepada mereka dan mengembalikan mereka kepada hasratmu, sehingga mereka meninggalkanmu, lalu beberapa kewajiban akan hilang.

Aun bin Abdullah bin Utbah

مَثَلُ الَّذِي يَطْلُبُ عِلْمَ الْأَحَادِيثِ وَيَتْرُكُ الْقُرْآنَ، مَثَلُ رَجُلٍ آخِذٍ بَابَ زِرِيبَةٍ فِيهَا غَنَمٌ، فَمَرَّتْ بِهِ ظِبَاءٌ فَتَبِعَهَا يَطْلُبُهَا فَلَمْ يُدْرِكْهَا، فَرَجَعَ فَوَجَدَ غَنَمَهُ قَدْ خَرَجَتْ، فَلَا هَذِهِ أَدْرَكَ، وَلَا هَذِهِ أَدْرَكَ

95. Perumpamaan orang yang mencari ilmu Hadits dengan meninggalkan Al Qur'an itu seperti orang yang mengambil pintu kandang yang di dalamnya ada kambing, lalu lewatlah seekor biawak, lalu dia mengejar biawak tersebut tetapi tidak menemukannya, lalu dia kembali dan mendapati kambing-kambingnya telah lepas. Jadi, yang ini tidak dia peroleh, dan yang itu lepas dari tangan.

كَانُوا يُمَثِّلُونَ مَثَلَ الَّذِي يَسْمَعُ الْقُرْآنَ إِذَا قُرِئَ وَلَا يُؤْمِنُ مَثَلَ جَيْشٍ خَرَجُوا فَغَنِمُوا، فَقَسَمُوا الْغَنَائِمَ، فَأَعْطُوا بَعْضَهُمْ، وَلَمْ يُعْطُوا بَعْضًا، فَقَالُوا: كُنَّا جَمِيعًا، مَا شَأْنُنَا لَا نُعْطَى؟ فَقَالَ: إِنَّكُمْ لَمْ تَكُونُوا تُؤْمِنُونَ

96. Mereka (para sahabat) membuat perumpamaan orang yang dibacakan Al Qur'an tetapi tidak beriman itu seperti pasukan yang keluar perang, lalu mereka memperoleh rampasan perang dan membagi-bagikannya, sebagian dari mereka mendapat bagian, tetapi sebagian yang lain tidak, kemudian mereka berkata, 'Kita semua sama-sama berperang, lalu mengapa kami tidak mendapat bagian?' Pemimpin pasukan menjawab, 'Kalian belum beriman'.

Dikutip dari Kitab Hilyatul Auliya Wa Thabaqatul Ashfiya

M. Aang Sopyan Ansory

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahkota Wali Allah - Mutiara Hikmah Pencinta Al Qur'an (1)

Forum Huffazhil Quran Mengutuk Keras Terdakwa HW

SHAHIH BUKHARI - KITAB 1 PERMULAAN TURUNNYA WAHYU