Postingan

FHQ Wadah Perjuangan Syiar Al Quran

Gambar
*Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokokatuh*  Kepada : Pengurus *FHQ TASIKMALAYA*  Periode 2017-2022 ( Kota.Tasikmalaya ) *Ber akhir di Tahun 2021*  Periode 2018-2023 ( Kab.Tasikmalaya )  *Berakhir di Tahun 2021* Alhamdulillah FHQ di Dirikan Di Kota. Tasikmalaya 31 Juli 2017  Di Gagas bersama MUI yang pada saat itu di ketuai Oleh KH. Acep Noor Mubarok, Lc & Kementrian Agama Kota.Tasikmalaya Pada Saat itu Selaku Kasi Pakisnya Adalah Bapak. H. Suryana, M.Si, Dr. KH. Acep Zoni Saepul Mubarok dan juga Dari Kab. Tasikmalaya di Wakili Oleh Kasi Pontren Kemenag Kab.Tasikmlaya Bapak H. Asep Barhia,M.Pd dan KH. Zamzam Imadudin,Lc.M.Pd Pimpinan Ponpest Qoshrul Muhajirin Alhamdulillah berjalanya Waktu di Tahun 2017 Kami melengkapi Kepengurusan dan terus sosialisasi Ke beberapa Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Lembaga2 Pendidikan, Ormas2 dll Dan Alhamdulillah masuk Tahun 2018 Rakerda ( Rapat Kerja Daerah )  Pertama bisa di Laksanakan di Aula Kementrian Agama Kota....

FHQ Wadah Perjuangan Syiar Al Quran

Gambar
* Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokokatuh * Kepada : Pengurus * FHQ TASIKMALAYA * Periode 2017-2022 ( Kota.Tasikmalaya ) * Ber akhir di Tahun 2021 * Periode 2018-2023 ( Kab.Tasikmalaya ) * Berakhir di Tahun 2021 * Alhamdulillah FHQ di Dirikan Di Kota. Tasikmalaya 31 Juli 2017 Di Gagas bersama MUI yang pada saat itu di ketuai Oleh KH. Acep Noor Mubarok, Lc & Kementrian Agama Kota.Tasikmalaya Pada Saat itu Selaku Kasi Pakisnya Adalah Bapak. H. Suryana, M.Si, Dr. KH. Acep Zoni Saepul Mubarok dan juga Dari Kab. Tasikmalaya di Wakili Oleh Kasi Pontren Kemenag Kab.Tasikmlaya Bapak H. Asep Barhia,M.Pd dan KH. Zamzam Imadudin,Lc.M.Pd Pimpinan Ponpest Qoshrul Muhajirin Alhamdulillah berjalanya Waktu di Tahun 2017 Kami melengkapi Kepengurusan dan terus sosialisasi Ke beberapa Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Lembaga2 Pendidikan, Ormas2 dll Dan Alhamdulillah masuk Tahun 2018 Rakerda ( Rapat Kerja Daerah )  Pertama bisa di Laksanakan di Aula Kementrian Agama Kota. Tasikmala...

PERNYATAAN SIKAP FHQ TERHADAP MENTERI AGAMA

Gambar
Forum Huffazhil Qur'an mengeluarkan pernyataan sikap yang ditanda tangani oleh ketua umum FHQ Jabar sebagai tanggapan atas pernyataan Menteri Agama. Isi pernyataan itu menyitir ayat Al Qur'an firman  Allah Subhanahu Wa Ta’ala; وَمَنۡ أَحۡسَنُ قَوۡلٗا مِّمَّن دَعَآ إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ ٱلۡمُسۡلِمِينَ Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata, "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"? (Q.S. Fushshilat : 33) Mu’adzin adalah orang yang menyeru kepada Allah, dan adzan adalah salah satu perkataan yang terbaik yang diucapkan oleh lisan seorang muslim. Oleh karena itu, sangat tidak sebanding antara perkataan seorang mu’adzin ketika mengumandangkan adzan dengan suara hewan. Maka dari itu, dalam menyikapi pernyataan Bapak Menteri Agama yang menganalogikan suara adzan yang terdengar dari toa masjid dengan suara lolongan anjing, kami bersikap sebagai ...

SHAHIH BUKHARI - KITAB 2 IMAN

Islam Dibangun Diatas Lima Perkara عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ (8) Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Islam dibangun diatas lima (landasan); persaksian tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadlan". Tentang Perkara - Perkara Iman عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ (9) Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Iman memiliki lebih dari enam puluh cabang, dan malu adalah bagian dari iman". Seorang Muslim A...

SHAHIH BUKHARI - KITAB 1 PERMULAAN TURUNNYA WAHYU

Cara Permulaan Turunnya Wahyu Kepada Rasulullah عن عَلْقَمَةَ بْن وَقَّاصٍ اللَّيْثِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى الْمِنْبَرِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ (1) Dari Alqamah bin Waqash Al Laitsi berkata; saya pernah mendengar Umar bin Al Khaththab diatas mimbar berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan" عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ الْحَارِثَ بْنَ هِشَامٍ رَضِيَ ...