Asma'ul Husna Dalam Al-Qur'an & Hadits Shahih (Bagian 1)
Allah Subhanahu Wata'ala berfirman:
وَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
Dan Allah memiliki Asmā’ul Ḥusnā (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmā’ul Ḥusnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Surat Al-A'raf, Ayat 180).
Diantara Asma'ul Husna itu adalah:
1. Maha Pengasih (ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ)
2. Maha Penyayang (ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ)
بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. (Surat Al-Fatihah, Ayat 1)
3. Maha Raja (ﺍﻟﻤﻠﻚ)
4. Maha Suci (ﺍﻟﻘﺪﻭﺱ)
5. Maha Sejahtera (ﺍﻟﺴﻼﻡ)
6. Maha Menjaga Keamanan (ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ)
7. Maha Pemelihara Keselamatan (ﺍﻟﻤﻬﻴﻤﻦ)
8. Maha Perkasa (ﺍﻟﻌﺰﻳﺰ)
9. Maha Kuasa (ﺍﻟﺠﺒﺎﺭ)
10. Maha Memiliki Segala Keagungan (ﺍﻟﻤﺘﻜﺒﺮ)
هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِكُونَ
Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maharaja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang Menjaga keamanan, Pemelihara Keselamatan, Yang Mahaperkasa, Yang Mahakuasa, Yang Memiliki segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (Surat Al-Hasyr, Ayat 23)
11. Maha Menciptakan (ﺍﻟﺨﺎﻟﻖ)
12. Maha Mengadakan (ﺍﻟﺒﺎﺭﺉ)
13. Maha Membentu Rupa (ﺍﻟﻤﺼﻮﺭ)
هُوَ ٱللَّهُ ٱلۡخَٰلِقُ ٱلۡبَارِئُ ٱلۡمُصَوِّرُۖ لَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ يُسَبِّحُ لَهُۥ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۖ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ
Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana. (Surat Al-Hasyr, Ayat 24)
14. Maha Pengampun (ﺍﻟﻐﻔﺎﺭ)
رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَا ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡغَفَّٰرُ
(yaitu) Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun.” (Surat Shad, Ayat 66)
15. Maha Perkasa (ﺍﻟﻘﻬﺎﺭ)
قُلۡ إِنَّمَآ أَنَا۠ مُنذِرٞۖ وَمَا مِنۡ إِلَٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ٱلۡوَٰحِدُ ٱلۡقَهَّارُ
Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa, (Surat Shad, Ayat 65)
16. Maha Pemberi (ﺍﻟﻮﻫﺎﺏ)
رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوبَنَا بَعۡدَ إِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةًۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ
(Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi." (Surat Ali 'Imran, Ayat 8)
17. Maha Pemberi Rezeki (ﺍﻟﺮﺯﺍﻕ)
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلرَّزَّاقُ ذُو ٱلۡقُوَّةِ ٱلۡمَتِينُ
Sungguh Allah, Dialah Pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh. (Surat Adz-Dzariyat, Ayat 58)
18. Maha Pemberi Keputusan (ﺍﻟﻔﺘﺎﺡ)
19. Maha Mengetahui (ﺍﻟﻌﻠﻴﻢ)
قُلۡ يَجۡمَعُ بَيۡنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفۡتَحُ بَيۡنَنَا بِٱلۡحَقِّ وَهُوَ ٱلۡفَتَّاحُ ٱلۡعَلِيمُ
Katakanlah, "Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia yang Maha Pemberi Keputusan, Maha Mengetahui." (Surat Saba', Ayat 26)
20. Maha Menggenggam (ﺍﻟﻘﺎﺑﺾ)
21. Maha Melapangkan (ﺍﻟﺒﺎﺳﻂ)
Dari Anas bin Malik berkata; Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْخَالِقُ الْقَابِضُ الْبَاسِطُ الرَّازِقُ
"Sesungguhnya Allah Sang Maha pencipta, yang Maha menggenggam dan yang melapangkan juga pemberi rezeki". (H.r. Ahmad)
22. Maha Mendengar (ﺍﻟﺴﻤﻴﻊ)
23. Maha Melihat (ﺍﻟﺒﺼﻴﺮ)
وَٱللَّهُ يَقۡضِي بِٱلۡحَقِّۖ وَٱلَّذِينَ يَدۡعُونَ مِن دُونِهِۦ لَا يَقۡضُونَ بِشَيۡءٍۗ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلۡبَصِيرُ
Dan Allah memutuskan dengan kebenaran. Sedang mereka yang disembah selain-Nya tidak mampu memutuskan dengan sesuatu apa pun. Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Melihat. (Surat Ghafir, Ayat 20)
24. Maha pembuat hukum (ﺍﻟﺤﻜﻢ)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَكَمُ وَإِلَيْهِ الْحُكْمُ
"Sesungguhnya Allah adalah Al Hakam (pembuat hukum) dan kepada-Nya kita berhukum" (H.r. Abu Dawud & Nasa'i)
25. Maha Halus (ﺍﻟﻠﻄﻴﻒ)
26. Maha Mengetahui (ﺍﻟﺨﺒﻴﺮ)
أَلَا يَعۡلَمُ مَنۡ خَلَقَ وَهُوَ ٱللَّطِيفُ ٱلۡخَبِيرُ
Apakah (pantas) Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Mahahalus, Maha Mengetahui. (Surat Al-Mulk, Ayat 14)
27. Maha Penyantun (ﺍﻟﺤﻠﻴﻢ)
لَيُدۡخِلَنَّهُم مُّدۡخَلٗا يَرۡضَوۡنَهُۥۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَعَلِيمٌ حَلِيمٞ
Sungguh, Dia (Allah) pasti akan memasukkan mereka ke tempat masuk (surga) yang mereka sukai. Dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Penyantun. (Surat Al-Hajj, Ayat 59)
28. Maha Besar (ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ)
فَسَبِّحۡ بِٱسۡمِ رَبِّكَ ٱلۡعَظِيمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Mahabesar. (Surat Al-Waqi'ah, Ayat 74)
29. Maha Pengampun (ﺍﻟﻐﻔﻮﺭ)
30. Maha Mensyukuri (ﺍﻟﺸﻜﻮﺭ)
لِيُوَفِّيَهُمۡ أُجُورَهُمۡ وَيَزِيدَهُم مِّن فَضۡلِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ غَفُورٞ شَكُورٞ
Agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri. (Surat Fathir, Ayat 30)
31. Maha Tinggi (ﺍﻟﻌﻠﻲ)
32. Maha Besar (ﺍﻟﻜﺒﻴﺮ)
ذَٰلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدۡعُونَ مِن دُونِهِ ٱلۡبَٰطِلُ وَأَنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡعَلِيُّ ٱلۡكَبِيرُ
Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) yang sebenarnya dan apa saja yang mereka seru selain dari Allah adalah batil. Dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Maha Besar. (Surat Luqman, Ayat 30)
33. Maha Memelihara (ﺍﻟﺤﻔﻴﻆ)
وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيۡهِم مِّن سُلۡطَٰنٍ إِلَّا لِنَعۡلَمَ مَن يُؤۡمِنُ بِٱلۡأٓخِرَةِ مِمَّنۡ هُوَ مِنۡهَا فِي شَكّٖۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٍ حَفِيظٞ
Dan tidak ada kekuasaan (Iblis) terhadap mereka, melainkan hanya agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang masih ragu-ragu tentang (akhirat). Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu. (Surat Saba', Ayat 21)
(Bersambung)

Komentar
Posting Komentar